Posted by : Unknown
Kamis, 24 Desember 2015
Pengertian Kutipan
Kutipan merupakan suatu
kalimat yang berisi gagasan,ide, atau pendapat seseorang yang dijadikan baan
acuan yang diambil dari berbagai sumber (media cetak, online, atau audio).
Menurut KBBI kutipan memiliki arti sebagai pungutan atau petuikan. menurut KBBI,
mengutip diartikan sebagai mengambil perkataan atau kaimat dari buku baik fiksi
ataupun nonfiksi. orang yang mengambil kutipan biasa kita sebut dengan istila
pengutip, sedangkan proses mengutip dinamakan dengan pengutipan.
Kutipan dapat dijadikan
sebagai pendukung argumentasi penulis terutama karya ilmiah yang harus
logis dan sesuai fakta, tidak asal- asalan maka perlu gagasan- gagasan
pendukung dari para ahli atau hasil penelitian sebelumnya. Oleh karena itu,
kutipan memiliki fungsi sebagai berikut:
a.
Landasan teori karya ilmah. Banyak penelitian – penelitian yang dilakukan
karena didasarkan pada pernyataan seseorang dari berbagai sumber antara lain
buku, journal, dan lainnya
b.
Pandangan atau acuan. Seperti kutipan ayat- ayat Tuhan, Nabi, atau pendapt
seseorang dapat dijadikan pandangan terhadap melihat sesuatu.
c.
Penguat argumen. Dalam hal ini kutipan dapat dijadikan sebagai bahan penguat
argumen penulis.
Jenis Kutipan
Macam- macam kutipan dapat dibedakan menjadi
beberapa jenis:
a. Kutipan Langsung
Jenis kutipan ini adalah kutipa yang mengutip
gasasan sama persis dengan sumber aslinnya. Pengutip tidak diperkenankan untuk
mengubah atu menghilangkan apapun dari pernyataan yang diambil dengan kkutipan
langsung. Apabila ditemukan kesalahan kata atau kemiringan huruf harus diberi
tanda [.....] untuk memberitahukan. Contoh: Darwinisme [penulisan miring dari
pengutip]. Oleh karena pengutip tidak diperbolehkan untuk mengubah
seikitpun, maka sepenti pada poin lima prinsip pengutipan dianjurkan untuk
tidak terlalu sering menggunakan kutipan enis ini. Hal ini karena
kekayaan bahasa dan kemampuan analisis menjadi rendah, serta kutipan jenis ini
cenderung memungkinkan terjadinya plagiarisme (copy-paste). Ada dua teknik
mengutip dengan kutipan langsung, yaitu:
1)
Kutipan tidak lebih dari empat baris
Penulisan kutipan diletakkan menyatu dengan teks non
kutipan (satu alinea). Untuk menunjukkan kutipa dengan jelas, maka kutipan
ditulis dengan memberi tanda petik, yang diikuti dengan nama pengarang, tahun
terbit serta halaman dimana kutipan tersebut diambil dari sumber. Untuk kutipan
yang berasal dari media online maka cantumkan siapa penulis artikelnya, dan
tahun penulisan artikel tersebut.
Contoh: Mmenurut Darwin dalam bukunya the origin of
spesies (1829:215) “variation of spesies means by natural selection”
Bagaimana jika pengutip tidak dapat menemukan sumber
asli karya yang ingin dikutip. Maka pengutipan dapat ditulis seperti contoh
berikut:
Menurut Darwin (dalam Rukmana, 2010:17), “variasi
makhluk hidup terjadi karena proses seleksi alam”.
Jika mengutip bagian awal dan akhir, ada kalimat
tengah yang tidak dibutuhkan, maka kalimat tengah tersebut dapat diganti dengan
tanda elipsis (...), yaitu tanda titik sebanyak tiga kali, dan yng keempat
merupakan tanda akhir kalimat.
Contoh:
“hidup tergantung bagaimana kita ingin
mewujudkannya. ... . tak ada yang membatasi impian Anda, selama Anda tetap
berusaha mencapainya. Jadi mulailah merancang masa depan Anda dan lakukanlah
secara terus menerus. Jika Anda bisa memimpikannya, Anda dapat melakukannya”
(Amir, 2009:37).
2)
Kutipan langsung lebih dari empat baris
Karena kutipan ini termasuk kutipan yang panjang
maka penulisannya dapat dipisahkan dari teks dengan jarak spasi 2,5. Dengan
satu spasi untuk penulisn kutipan.
Contoh:
Proses pembentukkan manusia terjadi secara bertahap
yang diawali dengan terjadinya pembuahan atau fertilisasi, dan kemudian
berkembang terus sampai pembentukkan organ terjadi di dalam rahim induk betina.
Seperti yang diterangkan oleh Allah dalam firmannya dalam Q.S. AL-Mu’minum:
12-14:
“ Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia
dari suatu saripati (berasal dari tanah. Kemudian Kami jdikan saripati itu air
mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu
Kami jadikan segumpal darah , lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal
daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang
belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang
(berbentuk) lain. Mahasuci Allah Pencipta Yang Paling Baik”.
b. Kutipan Tidak Langsung
Merupakan jenis kutipan dengan teknik pengutipan
yang berbeda denngan kutipan langsung. Dalam kutipan tak langsung, pengutip
diperbolehkan mengubah kalimat gagasan penulis dengan bahasa pengutip dengan
syarat tidak mengubah makna dari gagasan tersebut. Oleh karena itu, pengutip
bertanggung jawab atas kutipannya. Meski diperbolehkan mengubah, tetap saja
nama penulis gagasan dan tahun terbit harus dicantumkan, hanya saja penulisan
kutipan tidak perlu diberi tanda petik.
Contoh:
Banyak definisi mengenai arti cinta. Subroto
(2008:16) mendefiniskan cinta sebagai suatu kehidupan. Menurutnya kehidupan
terbentuk dimulai dengan bercinta.
Kutipan tak hanya menyantumkan nama, kebenaran
sumber yang digunakan pengutip harus dicantumkan ke dalam daftar pustaka. Hal
ini untuk memverifikasi bahwa kutipan benar-benar ada di dalam sumber yang
digunakan. Dan juga, hal tersebut dapat menjadi media informasi untuk pembaca
lain dalam mencari sumber asli yang dibutuhkan.
Prinsip Mengutip
Dalam mengutip terdapat aturan atau prinsip yang
harus diperhatikan. Hal tersebut harus diperhatikan agar tulisan kita tidak
dicap sebagai suatu plagiarism yaitu suatu tindak kriminal yang menjiplak
gagasan seseorang sebagai hasil karyanya. Oleh karena itu agar tidak dicap
plagiat, maka prinsip yang harus diperhatikan ketika mengutip yaitu:
1.
Sebagai pengutip tidak diperkenankan untuk mengubah apapun, kata atau kalimat,
meski bertujuan untuk membenarkan ejaan atau sebagainya. Oleh karena itu, jika
menemukan ejaan yang salah dalam sumber yang dikutip, pengutip tidak
dikenankan untuk membenarkannya.
2.
Dalam mengutip gagasan seseorang, pengutip diperbolehkan menghilangkan beberapa
kata atau kalimat yang dikiranya tidak mengubah arti atau makna dari gagasan
yang dikutip. Bagian- bagian yang dihilangkan dapat diganti dengan tanda titik
atau spasi.
3.
Sebelum mengutip, pengutip harus mempertimbangkan terlebih dahulu apakah
kutipan tersebut perlu dilakukan atau tidak
4.
Pengutip harus memperhatikan ketelitian dan ketepatan kutipan, termasuk penting
atau tidak kutipan dilakukan, dari segii penulisan yang tidak mengubah makna
dan lain sebagainya. Kutipan dirasa perlu jika terkait dengan teori atau hasil
penemuan.
5.
Perhatikan teknik dan jenis kutipan. Sebaiknya jangan terlalu sering mengunakan
jenis kutipan langsung.
Referensi
http://www.kelasindonesia.com/2015/05/pengertian-jenis-dan-cara-menulis-kutipan.html
http://akses-ilmu.blogspot.co.id/2013/03/definisi-dan-jenis-kutipan.html
Pengertian,
Jenis dan cara menulis Kutipan.http://www.kelasindonesia.com/2015/05/pengertian-jenis-dan-cara-menulis-kutipan.html
Related Posts :
- Back to Home »
- Random Posts , Softskill B.Indo »
- Kutipan
